5 Strategi Kejam Jang Dae-hee di Itaewon Class yang Bikin Penonton Geram
5 Strategi Kejam Jang Dae-hee di Itaewon Class yang Bikin Penonton Geram
Drama Korea Itaewon Class tak hanya menyajikan kisah perjuangan penuh inspirasi, tetapi juga menghadirkan karakter antagonis yang mampu membuat penonton geregetan. Salah satu tokoh yang paling mencuri perhatian adalah Jang Dae-hee, pemilik Jangga Group, yang dikenal sebagai sosok manipulatif dan tanpa ampun. Berikut adalah lima strategi kejam Jang Dae-hee yang membuat darah penonton mendidih!
1. Memaksa Park Sae-roy Berlutut
Di awal cerita, Jang Dae-hee menggunakan kekuasaannya untuk memaksa Park Sae-roy meminta maaf kepada putranya, Jang Geun-won, atas insiden perundungan di sekolah. Namun, Sae-roy dengan tegas menolak. Akibatnya, ia dikeluarkan dari sekolah, dan ayahnya kehilangan pekerjaan di Jangga Group. Momen ini menjadi awal konflik besar antara Sae-roy dan keluarga Jang.
2. Menutup Kasus Kematian Ayah Sae-roy
Ketika Jang Geun-won menabrak ayah Sae-roy hingga tewas, Jang Dae-hee menggunakan pengaruhnya untuk menyembunyikan kebenaran. Ia bahkan mengganti pelaku dengan tersangka palsu agar putranya terbebas dari hukuman. Tindakan ini menunjukkan betapa kejamnya Jang Dae-hee demi melindungi nama baik keluarganya.
3. Monopoli Properti untuk Mengusir DanBam
Saat kedai DanBam mulai sukses, Jang Dae-hee melakukan langkah licik dengan membeli gedung yang disewa Sae-roy hanya untuk mengusirnya. Tidak berhenti di situ, ia bahkan mengancam akan terus membeli gedung manapun yang menjadi lokasi baru DanBam. Strategi ini benar-benar menunjukkan betapa jauh ia rela pergi demi menghancurkan bisnis Sae-roy.
4. Mengorbankan Anak Kandung demi Jangga Group
Ketika skandal tabrak lari Jang Geun-won terungkap ke publik, reputasi Jangga Group berada di ujung tanduk. Tanpa ragu, Jang Dae-hee mengadakan konferensi pers untuk mengakui kejahatan putranya sendiri demi menyelamatkan perusahaan. Keputusan dingin ini menunjukkan bahwa bagi Jang Dae-hee, kekuasaan lebih penting daripada keluarganya sendiri.
5. Memanfaatkan Kesetiaan Oh Soo-ah
Oh Soo-ah, teman masa kecil Sae-roy, menjadi pion dalam permainan licik Jang Dae-hee. Ia memberikan beasiswa dan posisi tinggi di Jangga kepada Soo-ah untuk menguji loyalitasnya sekaligus mengawasi pergerakan Sae-roy. Tindakan manipulatif ini membuat penonton tak henti-hentinya memendam amarah terhadap karakter Jang Dae-hee.
Kesimpulan
Jang Dae-hee adalah contoh nyata dari karakter antagonis yang rela melakukan apa saja demi mempertahankan kekuasaan dan reputasi perusahaan. Meski membuat penonton geram, aksi kejamnya justru menjadi elemen penting yang memperkuat cerita Itaewon Class. Jika kamu belum menyaksikan perjuangan Park Sae-roy melawan ketidakadilan ini, drama ini tersedia di Netflix dan siap menguras emosi kamu!
Bagaimana menurutmu? Apakah Jang Dae-hee pantas disebut sebagai salah satu karakter antagonis paling kejam dalam dunia drama Korea? Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar!
