Perbandingan Menarik: Mendua (Indonesia) vs The World of the Married (Korea)
Perbandingan Menarik: Mendua (Indonesia) vs The World of the Married (Korea)
Serial drama bertema perselingkuhan selalu menjadi topik yang menarik perhatian, terutama ketika cerita tersebut dikemas dengan emosi yang mendalam dan konflik yang kompleks. Salah satu adaptasi terbaru yang mencuri perhatian adalah Mendua, versi Indonesia dari serial fenomenal Korea Selatan, The World of the Married. Meski mengangkat premis yang sama, keduanya memiliki pendekatan yang berbeda. Yuk, kita bahas perbedaannya!
1. Durasi dan Tempo Cerita
Jika The World of the Married versi Korea hadir dalam 16 episode dengan alur cerita yang perlahan namun penuh ketegangan, Mendua memilih format lebih ringkas dengan hanya 8 episode berdurasi 45 menit. Hal ini membuat tempo cerita Mendua terasa lebih cepat dan padat. Bagi penonton yang menyukai drama dengan durasi lebih singkat, Mendua bisa menjadi pilihan yang pas!
2. Pendekatan Budaya yang Kental
Salah satu perbedaan mencolok adalah bagaimana kedua versi ini mengangkat nilai budaya. Versi Korea lebih menonjolkan konflik psikologis, standar ganda, dan persaingan kelas sosial. Sementara itu, Mendua sangat menekankan nilai-nilai lokal Indonesia, seperti hubungan erat dengan keluarga besar, ibu mertua, dan sahabat. Perselingkuhan dalam Mendua tidak hanya berdampak pada hubungan suami-istri, tetapi juga merembet ke lingkungan sosial Dokter Sekar. Ini membuat ceritanya terasa lebih dekat dengan realitas masyarakat Indonesia.
3. Karakter Utama yang Berbeda Nuansa
Ji Sun-woo dalam The World of the Married dikenal sebagai sosok dokter yang dingin, tegas, dan penuh perhitungan dalam membalas dendam. Sebaliknya, Dokter Sekar yang diperankan Adinia Wirasti di Mendua tampil lebih manusiawi dan kompleks. Ia menunjukkan sisi kerentanan seorang perempuan yang tetap tegar menghadapi badai hidupnya. Pendekatan ini membuat karakter Sekar terasa lebih relatable bagi penonton lokal.
4. Sentuhan Produksi
Dari sisi produksi, The World of the Married memiliki gaya melodrama thriller yang sangat khas Korea. Sementara itu, Mendua disutradarai oleh Pritagita Arianegara dengan tim produksi yang didominasi perempuan. Hal ini memberikan sentuhan cerita yang lebih mendalam dari sudut pandang perempuan, menjadikannya unik dan kuat.
Kesimpulan
Mendua menawarkan alternatif menarik bagi penonton Indonesia yang ingin merasakan drama perselingkuhan dengan sentuhan lokal. Meski memiliki akar cerita yang sama dengan versi Korea, Mendua berhasil menghadirkan nuansa baru yang terasa lebih akrab dan relevan dengan kehidupan sehari-hari di Indonesia.
Bagi Anda penggemar drama penuh emosi dan konflik mendalam, baik Mendua maupun The World of the Married adalah tontonan wajib! Jadi, sudahkah Anda menonton keduanya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar!
%20vs%20The%20World%20of%20the%20Married%20(Korea).jpg)