5 Jutsu Terlarang di Naruto yang Membahayakan Penggunanya

5 Jutsu Terlarang di Naruto yang Membahayakan Penggunanya


5 Jutsu Terlarang di Naruto yang Membahayakan Penggunanya 


Halo para penggemar Naruto! Dunia ninja memang penuh dengan teknik-teknik luar biasa, tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa jutsu yang dianggap terlarang karena efeknya yang sangat berbahaya? Jutsu-jutsu ini tidak hanya mengancam musuh, tetapi juga dapat membahayakan penggunanya sendiri. Yuk, kita bahas 5 jutsu terlarang yang paling berisiko!  


1. Shiki Fūjin (Segel Dewa Kematian)  

Teknik ini adalah salah satu jutsu penyegelan tingkat tinggi yang sangat mematikan. Penggunanya memanggil Shinigami (Dewa Kematian) untuk menyegel jiwa target. Namun, ada harga besar yang harus dibayar: nyawa pengguna itu sendiri. Contoh paling ikonik adalah saat Hiruzen Sarutobi menggunakan teknik ini melawan Orochimaru. Meski efektif, Shiki Fūjin jelas bukan teknik yang bisa digunakan sembarangan.  


2. Hachimon Tonkō no Jin (Gerbang Kedelapan)

Gerbang Kedelapan, atau dikenal sebagai "Gerbang Kematian", adalah tahap terakhir dari teknik Hachimon. Membuka gerbang ini memberikan kekuatan luar biasa, bahkan melampaui level Kage. Namun, efek sampingnya sangat fatal: tubuh pengguna akan terbakar habis hingga menyebabkan kematian. Momen epik Guy melawan Madara adalah bukti betapa dahsyatnya teknik ini, meski penuh pengorbanan.  


3. Edo Tensei (Impure World Reincarnation)

Jutsu ciptaan Tobirama Senju ini memungkinkan seseorang untuk membangkitkan orang mati dan mengontrol mereka. Meskipun tidak langsung membahayakan pengguna, teknik ini dianggap melanggar etika karena mempermainkan jiwa dan membutuhkan tumbal manusia hidup. Orochimaru dan Kabuto adalah pengguna Edo Tensei yang terkenal, dan mereka sering menggunakan teknik ini untuk tujuan jahat.  


4. Kishō Tensei (Reinkarnasi Sendiri)

Teknik medis terlarang ini memungkinkan pengguna mentransfer cakra dan energi kehidupan mereka untuk menghidupkan orang mati. Sayangnya, hal ini menyebabkan kematian pengguna. Contoh paling menyentuh adalah saat Nenek Chiyo menggunakan Kishō Tensei untuk menghidupkan Gaara. Teknik ini menunjukkan pengorbanan besar demi orang tercinta.  


5. Fūton: Rasenshuriken (Versi Awal)

Naruto menciptakan teknik ini sebagai kombinasi elemen angin dan Rasengan, menghasilkan serangan yang luar biasa kuat. Namun, versi awalnya sangat berbahaya bagi pengguna sendiri karena dapat merusak saluran cakra di tangan. Tsunade bahkan melarang Naruto menggunakan teknik ini sebelum disempurnakan. Untungnya, Naruto berhasil menguasai mode Sage sehingga risiko tersebut bisa diminimalisir.  


Jutsu-jutsu di atas dilarang bukan tanpa alasan. Selain berisiko tinggi, beberapa di antaranya juga melanggar prinsip moral dan kemanusiaan. Meski begitu, mereka tetap menjadi bagian menarik dari cerita Naruto yang penuh dengan pengorbanan dan perjuangan. Mana jutsu terlarang favoritmu? Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar!  


Tetap semangat dan terus ikuti kisah dunia ninja! 😊  

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url