Cara Menghitung Keuntungan Jualan Sembako dengan Mudah

 

Cara Menghitung Keuntungan Jualan Sembako dengan Mudah

Cara Menghitung Keuntungan Jualan Sembako dengan Mudah


Halo, Sobat Usaha! Apakah kamu sedang menjalankan bisnis sembako dan ingin tahu cara menghitung keuntungan dengan lebih mudah? Tenang, di artikel ini kita akan bahas langkah-langkah sederhana untuk menghitung laba usaha sembako agar kamu bisa lebih paham kondisi keuangan bisnismu. Yuk, simak penjelasannya!


Menghitung Keuntungan Jualan Sembako


Untuk menghitung keuntungan, ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan. Rumus dasarnya adalah:  

Laba Bersih = Total Pendapatan - Total Pengeluaran


Namun sebelum sampai ke laba bersih, kamu perlu menghitung beberapa komponen penting seperti Harga Pokok Penjualan (HPP), Pendapatan Penjualan, dan Biaya Operasional. Berikut langkah-langkahnya:


 1. Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Harga Pokok Penjualan adalah biaya yang kamu keluarkan untuk membeli barang dari pemasok. Misalnya, jika kamu membeli 1 kg beras seharga Rp10.000, maka HPP-nya adalah Rp10.000 per kg.


 2. Tentukan Harga Jual

Setelah tahu HPP, tentukan harga jual dengan menambahkan margin keuntungan. Misalnya, jika margin yang kamu tentukan adalah 20%, maka harga jualnya:  

Harga Jual = HPP + (HPP x Persentase Margin)

Contoh: Harga beli beras Rp10.000, margin 20%. Maka harga jualnya:  

Rp10.000 + (Rp10.000 x 20%) = Rp12.000 


 3. Hitung Pendapatan Penjualan

Pendapatan penjualan adalah total uang yang kamu dapatkan dari menjual semua barang dalam periode tertentu, bisa harian, mingguan, atau bulanan.


4. Hitung Keuntungan Kotor

Keuntungan kotor dihitung dengan rumus:  

Keuntungan Kotor = Total Pendapatan Penjualan - Total HPP  

Keuntungan kotor ini belum memperhitungkan biaya operasional.


5. Identifikasi Biaya Operasional

Catat semua pengeluaran rutin seperti listrik, air, sewa tempat, transportasi, gaji pegawai, hingga biaya promosi. Jangan lupa untuk mencatat secara detail agar tidak ada yang terlewat.


 6. Hitung Keuntungan Bersih

Setelah mendapatkan keuntungan kotor, kurangi dengan total biaya operasional. Rumusnya:  

Keuntungan Bersih = Keuntungan Kotor - Total Biaya Operasional


 Tips Tambahan untuk Mempermudah Perhitungan


Agar bisnismu lebih terorganisasi dan efisien, berikut beberapa tips tambahan:  

- Gunakan Metode FIFO (First-In, First-Out): Barang yang masuk duluan dijual duluan untuk menghindari risiko kedaluwarsa.  

- Manfaatkan Aplikasi POS: Aplikasi kasir bisa membantu mencatat stok dan transaksi secara otomatis, sehingga lebih praktis.  

- Pembukuan Sederhana: Buat catatan pemasukan dan pengeluaran secara detail agar mudah dihitung dan dipantau.


Dengan langkah-langkah di atas, menghitung keuntungan jualan sembako jadi lebih mudah dan terstruktur. Semoga artikel ini membantu kamu mengelola bisnis sembako dengan lebih baik. Selamat mencoba dan sukses selalu untuk usaha sembakomu! 😊

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url